Muhammad Fadli Al Farizi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI PESANTREN: MEMBANGUN KARAKTER INKLUSIF DI TENGAH KEBERAGAMAN BUDAYA Muhammad Fadli Al Farizi; Adi Prasetyo
JURNAL EKSPERIMENTAL : Media Ilmiah Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic boarding schools (pesantren) are currently challenged by the increasing cultural diversity among students, which may create social gaps if not managed effectively. This condition requires an educational approach that promotes respect for differences within the framework of Islamic values. This study employs a qualitative library research method to examine the implementation of multicultural education in strengthening inclusive character among students in traditional pesantren in Indonesia. Data were collected through systematic analysis of relevant literature, including scholarly books, journal articles, and official documents related to pesantren educational models and multiculturalism. The findings reveal that values such as tolerance, cooperation, and respect for cultural identity can be internalized through pesantren cultural practices that emphasize collective decision-making, shared dormitory life, and appreciation of students’ diverse regional backgrounds. The study concludes that multicultural education rooted in pesantren culture contributes significantly to the development of inclusive character by promoting Islamic values of rahmatan lil ‘alamin. The implications highlight the importance of developing multicultural education models that are adaptive to the dynamics of pluralism in Islamic education in Indonesia.
Konsep Guru PAI Ideal (Analisis dalam Konteks Islam, Budaya dan Seni) Muhammad Fadli Al Farizi; Muhammad Irham Zamzami; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6856

Abstract

Permasalahan empiris dalam pendidikan agama Islam saat ini menunjukkan bahwa konsep Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) ideal belum sepenuhnya dipahami dan diimplementasikan secara komprehensif, khususnya dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan dimensi budaya dan seni. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep Guru PAI ideal dalam perspektif Islam serta relevansinya dengan budaya dan seni sebagai sarana pendidikan yang kontekstual. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan tema Guru PAI, Islam, budaya, dan seni. Hasil kajian menunjukkan bahwa Guru PAI ideal memiliki kompetensi keilmuan, keteladanan akhlak, kemampuan pedagogik, serta kepekaan kultural yang memungkinkan nilai-nilai Islam disampaikan secara adaptif dan bermakna melalui pendekatan budaya dan seni. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi Islam, budaya, dan seni merupakan konsep strategis dalam membentuk peran Guru PAI yang ideal dan responsif terhadap tantangan pendidikan modern. Implikasi penelitian ini mendorong penguatan paradigma pendidikan PAI yang lebih inklusif, kontekstual, dan berorientasi pada pelestarian nilai keislaman dalam kehidupan sosial-budaya.