MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Vol. 3 No. 3 (2026): Februari

PENYEBARAN RADIKALISME MELALUI BAHASA DI MEDIA SOSIAL

Vadila Yashir Tanjung (Unknown)
Rizky Aminata (Unknown)
Laifa Salsabila (Unknown)
Wahdini Arhan (Unknown)
Andika Priyono (Unknown)
Syarah Febrian (Unknown)
Chelsie Adila Putri (Unknown)
Ester Melisa (Unknown)
Nazwa Dwi Aprilia (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Jan 2026

Abstract

Perkembangan informasi teknologi dan maraknya penggunaan media sosial telah mengubah lanskap penyebaran radikalisme. Hasil analisis menunjukkan bahwa narasi ketertindasan ( naratif korban ) dan teori konspirasi sering dikemas dengan gaya bahasa hiperbolik serta retorika emosional untuk memanipulasi psikologi audiens. Selain itu, adaptasi budaya internet  seperti penggunaan meme, hashtag, dan kode-kode tertentu menjadi strategi ampuh untuk menembus filter dan menjangkau generasi muda. Kesimpulannya, bahasa merupakan medium utama dalam radikalisasi yang berfungsi untuk membangun emosi negatif dan mengkondisikan persepsi masyarakat. Pemahaman mengenai pola bahasa ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam merumuskan strategi kontra-narasi yang efektif dan meningkatkan literasi masyarakat digital.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

merdeka

Publisher

Subject

Other

Description

MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, ...