Kematian, kecacatan tertinggi dan tantangan kesehatan masyarakat terbesar di dunia khususnya Indonesia masih dipimpin oleh Penyakit Tidak Menular. Kegiatan deteksi dini menjadi fokus utama pencegahan PTM dan salah satunya dapat dilaksanakan melalui pemberdayaan masyarakat melalui Posbindu PTM. Pelaksanaan Posbindu PTM ini dijalankan oleh tenaga kesehatan dan dibantu oleh kader. Pengetahuan dan keterampilan kader sangat penting untuk ditingkatkan sehingga kader dapat memberikan kontribusi lebih baik lagi dalam melakukan edukasi dan skrining faktor resiko PTM. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan deteksi dini faktor resiko PTM di Puskesmas Tambelang , Kabupaten Bekasi. Metode kegiatan ini terdiri dari 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi yang diikuti oleh 24 orang kader yang mewakili 7 desa. Hasil analisis menunjukkan pelatihan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan kader tentang PTM serta keterampilan dalam mengukur Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar Perut (LP), tekanan darah, dan gula darah sewaktu (p < 0,005). Kader Posbindu PTM merupakan ujung tombak yang menjadi penghubung dalam terlaksananya program-program Puskesmas khususnya pelaksanaan Posbindu PTM, oleh karena itu pentingnya dilakukan upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader agar dapat menjalankan perannya dengan optimal. Output kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader Posbindu PTM dan diharapkan kader Posbindu PTM dapat menjalankan perannya dengan baik khususnya dalam membantu melaksanakan program pencegahan dan pengendalian PTM.
Copyrights © 2026