Abstrak Penelitian ini menganalisis kinerja seismik struktur gedung bertingkat dengan dan tanpa perkuatan baja LYP (Low-Yield-Point) menggunakan pendekatan numerik berbasis pemodelan dinamis. Metode yang digunakan mencakup Dynamic Time History, Pushover Analysis, dan evaluasi kurva kerapuhan (fragility curve), dengan input gempa nyata dari data akselerogram Kobe. Pemodelan dilakukan pada struktur baja 5 lantai menggunakan perangkat lunak SeismoStruct, dengan variasi mutu baja LYP: LYP100, LYP160, dan LYP235.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan LYP235 secara signifikan meningkatkan kapasitas geser dasar dan mengurangi interstory drift ratio hingga di bawah batas aman standar, serta memperbaiki pola kurva histeresis menjadi lebih stabil dan simetris. Spektrum kapasitas dan kurva fragility menunjukkan peningkatan kinerja struktur dalam hal disipasi energi, kontrol deformasi, dan penurunan risiko kerusakan untuk berbagai tingkat intensitas gempa. Dengan demikian, baja LYP235 terbukti efektif sebagai solusi retrofit untuk meningkatkan ketahanan struktur terhadap beban seismik. Kata kunci: Low Yield Point, SeismoStruct, Interstory Drift Ratio, Kurva Fragility, Retrofit Seismik.
Copyrights © 2025