Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Tingkatan Gempa terhadap Nilai Kerugian Bangunan Dua Lantai Menggunakan Metode LSE dan RSA Edwin Octavianto Saputra; Zikra Fauzan Virawan; Aulia Rizky Akbarrina; M. Sufyan Tsaury; Abdul Muid
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v7i2.17419

Abstract

Bangunan dua lantai memiliki perilaku struktural yang unik saat mengalami gempa karena adanya kombinasi pengaruh beban statik dan dinamik pada tiap lantainya. Evaluasi nilai kerugian akibat gempa dilakukan dengan mempertimbangkan empat tingkatan intensitas, yaitu ringan, sedang, kuat, dan sangat kuat, menggunakan dua metode linier yang umum digunakan, yaitu Linear Static Equivalent (LSE) dan Response Spectrum Analysis (RSA). Metode LSE menghitung respons lateral bangunan dengan pendekatan beban statik ekuivalen sehingga analisisnya lebih sederhana dan cepat diterapkan, sedangkan RSA memperhitungkan kontribusi masing-masing mode getaran melalui spektrum respons gempa sehingga menghasilkan estimasi yang lebih realistis terhadap perilaku dinamik multi-mode. Berdasarkan hasil perhitungan, nilai kerugian yang diprediksi menggunakan RSA lebih besar dibandingkan LSE pada tingkat gempa sedang hingga sangat kuat; sebagai contoh, kerugian pada gempa kuat menunjukkan peningkatan signifikan karena RSA mampu menangkap efek resonansi dan distribusi energi yang lebih kompleks dalam struktur. Hasil analisis juga mengindikasikan bahwa LSE cenderung memberikan nilai kerugian lebih rendah dan kurang sensitif terhadap perubahan intensitas gempa, sedangkan RSA memberikan gambaran kerusakan yang lebih rinci dan dekat dengan kondisi aktual. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan metode analisis yang tepat dalam estimasi kerugian seismik serta perlunya mempertimbangkan efek dinamik multi-mode untuk memperoleh prediksi risiko gempa yang lebih akurat, komprehensif, dan mendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan struktur tahan gempa.
Evaluasi Struktur Bangunan Low Rise Terhadap Pengaruh Gempa Dengan Pendekatan Statik Ekuivalen Rahma, Midia; Fauzan Virawan, Zikra
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v11i2.309

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kerawanan gempa bumi tinggi karena berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik utama, yaitu Eurasia, Pasifik, dan Indo-Australia. Sejumlah peristiwa gempa besar seperti Aceh 2004 (Mw 9,2), Yogyakarta 2006 (Mw 6,3), Padang 2009 (Mw 7,6), Lombok 2018 (Mw 7,0), dan Cianjur 2022 (Mw 5,6) telah menimbulkan kerusakan signifikan pada bangunan dan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja struktur bangunan bertingkat rendah (low-rise) terhadap beban gempa menggunakan metode analisis statik ekuivalen. Obyek penelitian adalah bangunan dua lantai yang berfungsi sebagai kantor, berlokasi di Kabupaten Klaten, dengan mutu beton fc’ 25 MPa dan baja fy 360 MPa. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak berbasis metode elemen hingga dengan parameter gempa sesuai SNI 1726:2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai simpangan antar lantai (interstory drift) berada jauh di bawah batas maksimum 0,025H yang diizinkan oleh SNI 1726:2020. Berdasarkan penilaian kinerja struktur menggunakan kriteria ATC-40, bangunan termasuk dalam kategori Immediate Occupancy (IO), yang berarti struktur tetap aman dan dapat difungsikan segera setelah gempa rencana terjadi. Dengan demikian, bangunan low-rise di lokasi penelitian dinyatakan memenuhi persyaratan kinerja struktur terhadap pengaruh gempa. Kata kunci: Analisis statik ekuivalen; SNI 1726:2020; ATC-40; bangunan low-rise; kinerja struktur.
Analisis Perbandingan Kinerja Struktur Rangka Baja Bertingkat dengan dan Tanpa Perangkat Dissipasi Energi Berbasis Baja LYP (Low-Yield-Point) Wanto, Sri; Virawan, Zikra Fauzan; Wulandari, Aprilia; Devianty, Sherly; Firkhati Hidayah, Nurul
SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan) Vol 7 (2025)
Publisher : SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Penelitian ini menganalisis kinerja seismik struktur gedung bertingkat dengan dan tanpa perkuatan baja LYP (Low-Yield-Point) menggunakan pendekatan numerik berbasis pemodelan dinamis. Metode yang digunakan mencakup Dynamic Time History, Pushover Analysis, dan evaluasi kurva kerapuhan (fragility curve), dengan input gempa nyata dari data akselerogram Kobe. Pemodelan dilakukan pada struktur baja 5 lantai menggunakan perangkat lunak SeismoStruct, dengan variasi mutu baja LYP: LYP100, LYP160, dan LYP235.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan LYP235 secara signifikan meningkatkan kapasitas geser dasar dan mengurangi interstory drift ratio hingga di bawah batas aman standar, serta memperbaiki pola kurva histeresis menjadi lebih stabil dan simetris. Spektrum kapasitas dan kurva fragility menunjukkan peningkatan kinerja struktur dalam hal disipasi energi, kontrol deformasi, dan penurunan risiko kerusakan untuk berbagai tingkat intensitas gempa. Dengan demikian, baja LYP235 terbukti efektif sebagai solusi retrofit untuk meningkatkan ketahanan struktur terhadap beban seismik. Kata kunci: Low Yield Point, SeismoStruct, Interstory Drift Ratio, Kurva Fragility, Retrofit Seismik.