Abstract. This research is motivated by the decline in adolescent character due to the influence of modern times and free social interaction, which poses a serious challenge for parents in developing their children’s Islamic character. This study aims to describe the strategies used by parents in instilling Islamic character in early adolescents, identify the values being instilled, and examine the supporting and inhibiting factors in the process. A qualitative case study method was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis followed the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study show that: (1) Parents employ four main strategies in shaping their children's Islamic character: role modeling, habituation, supervision, and mutual agreements; (2) The values instilled include faith, piety, honesty, responsibility, discipline, politeness, patience, forgiveness, and social care; (3) Supporting factors include a religious family and school environment, the presence of a Quran teacher at home, and good communication between parents and schools. Inhibiting factors include parents’ limited time, the negative impact of technology, and peer influence. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya karakter remaja akibat perkembangan zaman dan pergaulan bebas, yang menjadi tantangan serius bagi orangtua dalam membentuk karakter Islami anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi orangtua dalam menanamkan karakter Islami pada anak usia remaja awal, mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang ditanamkan, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam proses tersebut. Peneliti menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Strategi orangtua dalam membentuk karakter Islami anak meliputi keteladanan, pembiasaan, pengawasan, dan kesepakatan; (2) Nilai-nilai yang ditanamkan mencakup keimanan, ketakwaan, kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, sopan santun, kesabaran, pemaaf, dan kepedulian; (3) Faktor pendukung meliputi lingkungan keluarga dan sekolah yang religius, kehadiran guru ngaji, serta komunikasi orangtua dan sekolah; sedangkan faktor penghambat antara lain keterbatasan waktu orangtua, pengaruh negatif teknologi, dan lingkungan pergaulan yang kurang baik.
Copyrights © 2025