Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas generasi muda dalam memimpin ibadah dan berdakwah melalui pelatihan metode dakwah dan teknik public speaking bagi calon imam dan khatib di Nagari Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh lemahnya regenerasi imam dan khatib, di mana lebih dari 68% pemimpin keagamaan di Nagari Harau berusia di atas 50 tahun dan hanya 7% berusia di bawah 40 tahun. Pelatihan diikuti oleh 20 peserta remaja masjid dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang beragam. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi, simulasi khutbah, dan coaching clinic, yang dipandu oleh dua narasumber berkompeten. Evaluasi keberhasilan dilakukan melalui pre-test dan post-test pada sepuluh indikator utama. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 2.8 (56%) menjadi 4.1 (82%), dengan peningkatan tertinggi pada indikator kepercayaan diri saat berkhutbah sebesar 69.9%, diikuti keterampilan public speaking sebesar 60%. Pelatihan ini juga mampu menumbuhkan kader-kader muda yang siap berperan aktif dalam kegiatan keagamaan secara bertahap mengambil tanggung jawab sebagai imam dan khatib, sehingga keberlanjutan kepemimpinan masjid dapat terjaga. Program ini berkontribusi pada pencapaian Suitanable Development Goals (SDGs), khususnya bidang pendidikan berkualitas dan kelembagaan yang kuat dan inklusif.
Copyrights © 2025