Pembelajaran deep learning melalui outing class di alam sangat penting bagi anak usia dini karena melalui pengalaman langsung yang mendalam dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran deep Learning pada kegiatan outing class berbasis alam dan faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan mengkaji fenomena secara mendalam pada lokasi TK Dharmawanita 01 Pomahan. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, dua guru kelas B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui dua jenis triangulasi yaitu,sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Pembelajaran outing class berbasis alam di TK Dharmawanita 01 Pomahan berhasil mengintegrasikan pendekatan deep learning, menjadikan alam sebagai guru utama untuk pengalaman belajar yang bermakna. Keberhasilan ini didukung akses lokasi, perencanaan modul ajar komprehensif, komitmen guru pada prinsip mindful, meaningful, joyful learning, dan antusiasme anak. Adapun faktor pendukung lingkungan alam yang kaya dan mudah diakses, antusiasme dan keterlibatan aktif anak-anak. Akan tetapi, terdapat faktor penghambat seperti aksesibilitas lokasi alam yang tidak selalu ideal, keterbatasan sarana, rasio guru, dan kebutuhan pelatihan guru berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan berkontribusi pada teori PAUD, menawarkan solusi praktis pembelajaran outing class, dan menjadi model implementasi deep learning bagi Pendidikan Anak Usia Dini.
Copyrights © 2025