Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh kompetensi kepribadian terhadap pembelajaran sosial emosional di sekolah, 2) pengaruh kompetensi sosial guru terhadap pembelajaran sosial emosional di sekolah, dan 3) pengaruh kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial guru terhadap pembelajaran sosial emosional di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Penelitian dilakukan di Kecamatan Laweyan dengan sampel penelitian sebanyak 129 guru. Adapun analisis data dalam penelitian ini meliputi uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat yakni uji normalitas, uji linieritas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Sedangkan uji hipotesis yakni analisis regresi berganda, uji parsial t, uji simultan f, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial guru terhadap pembelajaran sosial emosional anak di TK Kecamatan Laweyan. Hasil uji koefisien determinasi (R Square) menunjukkan bahwa variabel kompetensi kepribadian berpengaruh 14,4% dan kompetensi sosial berpengaruh 11,6% terhadap pembelajaran sosial emosional anak. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa kompetensi kepribadian dan sosial guru secara bersama-sama berkontribusi terhadap efektivitas pembelajaran sosial emosional anak. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan meningkatkan kapasitas guru melalui pelatihan, workshop, dan penyediaan fasilitas belajar yang memadai, guna menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan sosial emosional anak usia dini.
Copyrights © 2025