Burnout akademik merupakan fenomena psikologis yang banyak dialami mahasiswa sebagai akibat dari tekanan akademik yang berlebihan dan tuntutan belajar yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan resiliensi akademik terhadap burnout akademik pada mahasiswa. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional,  penelitian ini melibatkan 268 mahasiswa melalui snowball teknik sampling. Instrumen yang digunakan adalah Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Academic Resilience Scale (ARS-30), dan Maslach Burnout Inventory–Student Survey (MBI-SS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dan resiliensi akademik secara simultan berpengaruh terhadap burnout akademik. Secara parsial dukungan sosial dan resiliensi akademik juga berpengaruh terhadap burnout akademik. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya penguatan jaringan sosial dan pengembangan resiliensi psikologis mahasiswa sebagai strategi preventif untuk mencegah burnout di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2025