Ketidakpuasan terhadap kehidupan seringkali dialami oleh mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh rasa syukur dan kecerdasan emosional terhadap subjective well-being mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di Universitas Tadulako. Menggunakan rancangan kuantitatif korelasional, penelitian ini melibatkan 106 mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling serta Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini yang sedang menyusun skripsi di Universitas Tadulako. Data dikumpulkan melalui Gratitude Questionnaire–6 (GQ-6), skala kecerdasan emosional dan Satisfaction With Life Scale (SWLS). Analisis data menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa syukur dan kecerdasan emosional berpengaruh terhadap subjective well-being mahasiswa baik secara parsial maupun simultan. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya menumbuhkan rasa syukur dan mengelola kecerdasan emosional dengan baik agar subjective well-being tetap terjaga selama proses penyusunan tugas akhir.
Copyrights © 2025