Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter generasi muda Indonesia melalui internalisasi nilai-nilai moral dan sosial yang tertuang dalam Dasa Dharma. Namun, dalam konteks masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim, integrasi nilai-nilai keislaman ke dalam kegiatan kepramukaan belum banyak dikaji secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keselarasan nilai-nilai dalam Dasa Dharma Pramuka dengan ajaran Al-Qur’an melalui pendekatan epistemologi Islam yang mencakup tiga dimensi: bayani (tekstual), burhani (rasional), dan irfani (spiritual). Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan kualitatif, melalui analisis isi dan tafsir tematik (maudhu’i) terhadap teks Dasa Dharma dan ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap butir Dasa Dharma memiliki landasan normatif dalam Al-Qur’an, yang mencerminkan nilai ketakwaan, tanggung jawab, musyawarah, keikhlasan, dan kesucian moral. Analisis burhani menegaskan relevansi nilai-nilai tersebut dalam pembentukan karakter rasional dan etis di era modern, sedangkan analisis irfani menyoroti transformasi spiritual yang dapat dicapai melalui penghayatan nilai-nilai kepramukaan. Kesimpulannya, paradigma nilai kepramukaan Islami merupakan bentuk integrasi harmonis antara ajaran Islam dan prinsip kepramukaan yang melahirkan model pendidikan karakter holistik menyatukan dimensi spiritual, intelektual, dan moral dalam satu kerangka pembinaan generasi muda yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Copyrights © 2025