cover
Contact Name
Maulana Iskandar
Contact Email
iskandarmaulana913@gmail.com
Phone
+628777204873
Journal Mail Official
mananajurnalpai@gmail.com
Editorial Address
Jln. Cempaka VI, Pokoh, Wonoboyo, Wonogiri, Jawa Tengah, Indonesia, 56712
Location
Kab. wonogiri,
Jawa tengah
INDONESIA
Man-Ana
ISSN : 30903254     EISSN : 30903033     DOI : https://doi.org/10.58326/man.v1i1
Core Subject : Religion, Education,
The Man-Ana Journal aims to provide a scientific forum that accommodates the latest research in the following scientific areas: Islamic Education Science Learning strategies Education Curriculum Islamic Education Policy Learning Evaluation Philosophy of Islamic Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Upaya Guru Pai Dalam Menanamkan Kesadaran Salat Zuhur Berjemaah Di Sekolah Oktaviani, Linda; Prayogi, Arditya; Prayogo Pujiono, Imam; Riyadi, Ridho; Nasrullah, Riki
Jurnal Man-anaa Vol. 1 No. 1 (2024): Man-Ana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prgram Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/man.v1i1.217

Abstract

Artikel ini ditulis dengan dilatarbelakangi oleh masih kurangnya kesadaran dari sebagian peserta didik dalam melaksanakan salat berjemaah. Pelaksanaan program salat berjemaah di sekolah merupakan salah satu usaha untuk melatih pengamalan dan pembinaan salat peserta didik. Dengan demikian, dalam pelaksanaannya, peran guru PAI menjadi penting agar dapat menumbuhkan kesadaran terhadap peserta didik. Penguatan yang baik akan berorientasi pada proses pendidikan dengan diterapkannya pembiasaan padapesertadidik. Pembiasaan yang diterapkan di SMP Muhammadiyah Kesesi Kabupaten Pekalongan melalui pembiasaan salat zuhur berjemaah di sekolah. Artikel ini ditulis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitiannya adalah studi lapangan. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan didukung analisis data kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil telaah didapatkan gambaran bahwa terdapat beberapa upaya yang dilakukan guru PAI dalam menanamkan kesadaran salat di SMP Muhammadiyah Kesesi, diantaranya yaitu membuat aturan, suri tauladan (memberi contoh), memberi hukuman kepada peserta didik yang melanggar aturan dan memberi penghargaan kepada peserta didik yang mematuhi aturan. Upaya-upaya ini didukung dengan adanya faktor pendukung seperti adanya aturan, suri tauladan, hukuman dan penghargaan. Sedangkan, di sisi lain terdapat pula faktor penghambat seperti keterbatasan ruang lingkup aturan, keterbatasan waktu guru serta adanya peserta didik yang menyepelekkan hukuman dan penghargaan.
Syaikh Muhammad Abduh:: Gagasan Pembaharuannya Dalam Pendidikan Islam Ifendi, Mahfud; Munziah, Munziah
Jurnal Man-anaa Vol. 1 No. 1 (2024): Man-Ana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prgram Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/man.v1i1.220

Abstract

Muhammad Abduh was concerned about the stagnation of the Muslim world. He became a leader in modernizing Islamic education. He believed that this was the key to reviving Muslim glory. He did this by implementing reforms that had never been done before. This research explores Abduh's innovative ideas and actions in reforming the education system and highlights their continued relevance in today's world. Concerning the existing literature, the type of research used in writing this article is library research using a descriptive-qualitative approach. The enduring significance of Abduh's thoughts is: 1) Bridging the knowledge gap, he emphasized the integration of general knowledge with religious studies in Islamic education. 2) Holistic development, he advocates education that covers all aspects - cognitive (thinking), affective (values) and psychomotor (skills) - for well-rounded individuals. 3) Active learner, seeking student participation and the development of higher-order thinking skills. 4) Student-centred approach, he emphasizes the importance of considering students' psychology and individual needs in the learning process. Abduh's vision serves as a beacon for modernizing Islamic education in today's world. His progressive ideas provide a strong foundation for cultivating future generations of faith and knowledge. Ultimately, this will contribute to the progress of Muslim society and civilization.
Filsafat Islam Sebagai Landasan Pedagogi: : Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Inklusif Dan ‎Holistik YAZID, MUHAMMAD
Jurnal Man-anaa Vol. 2 No. 1 (2025): Man-Ana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prgram Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/man.v2i1.225

Abstract

Islamic philosophy plays a crucial role in shaping the foundation of inclusive and holistic pedagogy. Today’s education faces challenges of social complexity and cultural diversity that require new approaches. This study aims to explore how the principles of Islamic philosophy can be integrated into educational practices to create a supportive learning environment for character development and social justice. The research method employed is literature review, analyzing classical and modern texts on Islamic educational philosophy. The findings indicate that applying values such as tolerance, cooperation, and justice in the learning process can enhance relationships between educators and students while fostering a respectful learning atmosphere. The conclusion emphasizes that Islamic philosophy is not only relevant but also essential in formulating educational strategies that respond to the diverse needs of society.
Analisis Kurikulum Merdeka Dari Perspektif Filsafat Ki Hajar Dewantara Dan Growth Mindset Carol Dweck Annisa Mulyaningsih, Siti; Medha Wisesa, Pramodana
Jurnal Man-anaa Vol. 1 No. 1 (2024): Man-Ana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prgram Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/man.v1i1.243

Abstract

Kurikulum di Indonesia telah mengalami banyak perubahan, salah satu yang terbaru yaitu Kurikulum Merdeka menjadi inovasi yang diperkenalkan oleh Menteri Pendidikan pada tahun 2020. Kurikulum ini mendorong kemandirian peserta didik, memberikan kebebasan untuk mengakses pengetahuan, namun pendapat yang kontra terhadap Kurikulum Merdeka sering kali timbul karena kurangnya pemahaman yang mendalam di kalangan pendidik terhadap filosofi pendidikan yang menjadi landasannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji terkait Kurikulum Merdeka melalui filosofi Ki Hajar Dewantara yang menekankan kemandirian, kebebasan belajar, serta pengembangan potensi siswa dan prinsip psikologi pendidikan, khususnya konsep growth mindset yang dikembangkan oleh Carol Dweck. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka, dengan menyoroti temuan-temuan penting dari literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka mengadopsi kebebasan dan kemandirian dalam belajar, menciptakan pembelajaran yang kreatif dan pengembangan potensi sesuai dengan minat siswa. Selaras dengan growth mindset siswa didorong lebih fokus pada pengembangan potensi dan kreatifitas melalui ketekunan, sehingga siswa percaya bahwa kecerdasan dan kemampuan mereka dapat berkembang.
Filosofi Dan Konsep Perencanaan Pendidikan Islam Untuk Membangun Generasi Berkarakter Isti'anah, Mufdlilatul; Yahya Ashari, M
Jurnal Man-anaa Vol. 1 No. 1 (2024): Man-Ana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prgram Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/man.v1i1.254

Abstract

Artikel ini mengulas landasan filosofis dan konsep dasar dalam perencanaan pendidikan Islam untuk membentuk generasi berkarakter Islami. Pendidikan Islam berfokus pada pengembangan individu yang seimbang dalam aspek intelektual, moral, dan spiritual, dengan tujuan utama memperkuat nilai-nilai Tauhid dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip inti yang menjadi dasar perencanaan pendidikan Islam, termasuk integrasi ilmu pengetahuan duniawi dan ukhrawi, serta pentingnya pembentukan akhlak. Metode yang digunakan adalah analisis literatur dengan pendekatan konseptual untuk menggali nilai dan filosofi yang relevan dalam perencanaan pendidikan Islami. Hasil utama menunjukkan bahwa perencanaan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islami berpotensi besar menghadapi tantangan globalisasi dan perubahan zaman, serta berperan penting dalam mencetak generasi yang berakhlak dan bermoral tinggi. Kesimpulannya, pendidikan Islam yang terencana dengan baik menjadi kunci untuk membangun masyarakat yang adil dan berkarakter.
Pengaruh Pembiasaan Jum’at Sebar Ilmu Terhadap Karakter Disiplin Siswa Studi Kasus SMPN 1 Kunir Lumajang Syamsul, Syamsul; Dwi Lestari, Rizki
Jurnal Man-anaa Vol. 1 No. 1 (2024): Man-Ana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prgram Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/man.v1i1.255

Abstract

Penelitian ini memiliki beberapa tujuan, yakni: 1) Mengetahui Pengaruh Program Pembiasaan Jum’at SEBAR ILMU Terhadap Karakter Kedisiplinan Siswa di SMPN 1 Kunir Tahun Pelajaran 2023-2024. 2) Mengetahui Seberapa Besar Pengaruh Program Pembiasaan Jum’at SEBAR ILMU Terhadap Karakter Kedisiplinan Siswa di SMPN 1 Kunir Tahun Pelajaran 2023-2024. Batasan dari penelitian ini adalah lokasi penelitian yang melingkupi SMPN 1 Kunir, selain itu peneliti juga memberikan batasan pada penetapan responden yakni peserta didik aktif SMPN 1 Kunir tahun pelajaran 2023- 2024. Penelitian ini memiliki beberapa kebaruan, seperti jenis pembiasaan, lokasi penelitian beserta obyek penelitianya. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal komparatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah Uji Instrumen yang terdiri dari uji validitas dan realibilitas, kemudian Uji Persyaratan Analisis/ Asumsi Klasik yang terdiri dari uji normalitas, linieritas dan heteroskedastisitas, dilanjut dengan analisis regresi linier Sederhana dan kemudian teknik analisis diakhiri dengan Uji Hipotesis yang terdiri dari uji t dan koefisien determinasi. Adapun temuan dalam penelitian ini menjelaskan bahwa 1) Program Pembiasaan Jum’at SEBAR ILMU Berpengaruh Terhadap Karakter Kedisiplinan Siswa di SMPN 1 Kunir Tahun Pelajaran 2023-2024, dibuktikan dengan perolehan nilai sig. sebesar 0,000 < 0,05 dan t hitung sebesar 12,029 > t tabel 1,960 yang berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. 2) Program pembiasaan Jum’at SEBAR ILMU berpengaruh sebesar 49,4% terhadap karakter disiplin siswa SMPN 1 Kunir tahun pelajaran 2023- 2024, hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai koefisien determinasi sebesar 0,494. Sedangkan 50,6 % sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
Integrasi Nilai-Nilai Tasawuf Dalam Mengembangkan Pendidikan Karakter : (Studi Pemikiran Buya Hamka) Sihombing, Sulaiman; Bahafi Alamsyah, Muawwalul
Jurnal Man-anaa Vol. 1 No. 1 (2024): Man-Ana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prgram Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/man.v1i1.260

Abstract

Pendidikan karakter merupakan pilar penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik dan akhlak mulia. Penelitian ini menjelajahi integrasi nilai-nilai tasawuf dalam pendidikan karakter, dengan fokus pada pemikiran Buya Hamka, yang menawarkan pendekatan holistik dalam pengembangan diri. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan, penelitian ini mengidentifikasi relevansi tasawuf dalam menanggulangi tantangan moral yang dihadapi masyarakat, seperti perilaku menyimpang dan kurangnya empati di kalangan generasi muda. Nilai-nilai tasawuf seperti keikhlasan, kesabaran, kerendahan hati, dan kepedulian terhadap orang lain diusulkan sebagai inti dari pendidikan karakter yang dapat membantu membentuk individu yang seimbang secara spiritual, moral, dan sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan spiritualitas dalam upaya pendidikan karakter untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik.
Analisis Kompetensi Guru Fiqih Dalam Mengembangkan Keunikan Proses Pembelajaran Di Mts N 2 Wonogiri Aurezia, Rhizma; Mukminin, Amir
Jurnal Man-anaa Vol. 2 No. 1 (2025): Man-Ana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prgram Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/man.v2i1.284

Abstract

In the dynamics of contemporary education, teacher competence becomes a critical point in developing learning quality, especially in religious subjects like Fiqh. A profound concern about the professionalism of educators at MTs Negeri 2 Wonogiri prompted a comprehensive evaluative research. The complexity of educational challenges demands that teachers not merely meet minimal standards, but are capable of optimally transforming students' potential. Through field research using a qualitative approach, it was found that Fiqh teachers' competence is in the good category. Factors such as work ethic, educational qualifications, teaching experience, and environmental support play a significant role in shaping teacher professionalism. Each aspect is interconnected, forming a sustainable development ecosystem where teachers are not just teaching, but also dedicating themselves to guiding students to achieve their highest potential. This research provides a critical perspective on the importance of a holistic approach in teacher development, offering recommendations for policymakers to continuously develop a responsive and high-quality educational system.
Understanding Hadith On Social Ethics Among Generation Z:: A Living Hadith Study Luhuringbudi, Teguh; Kuliyatun, Kuliyatun; Abdiguno, Panggih
Jurnal Man-anaa Vol. 2 No. 1 (2025): Man-Ana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prgram Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/man.v2i1.306

Abstract

This study focuses on the understanding of hadith on social ethics among generation Z, adopting a living hadith approach. The main objective of this study is to identify how the teachings of hadith are applied in daily social interactions, including on social media. The data collection method was carried out through a questionnaire distributed online, while data analysis used a combination of qualitative and quantitative approaches. Primary sources consisted of relevant hadiths that were used as references by respondents in developing morality. The results indicate that the majority of respondents recognise the significance of honesty and politeness, with 72.8% incorporating these principles into their social interactions.The study's novel contribution lies in its exploration of generation Z's distinctive integration of religious teachings with intricate social realities.The study's limitations include its restricted scope and reliance on quantitative data, necessitating further research to develop a more in-depth qualitative approach. The study opens up new opportunities in discussions about the application of religious ethics in a modern context, which can provide implications for moral education among adolescents.
Membangun Efikasi Diri Melalui Intimate Friendship Dikalangan Mahasiswa PAI IAIN Palangka Raya Sarifah, Siti; Surawan, Surawan; Ningsih, Salsabila Hady
Jurnal Man-anaa Vol. 2 No. 1 (2025): Man-Ana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prgram Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/man.v2i1.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara membangun efikasi diri melalui intimasi pertemanan (intimate friendship). Subjek penelitian merupakan mahasiswa PAI FTIK IAIN Palangka Raya tahun angkatan 2021. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya menggunakan analisis data kualitatif menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya dalam membangun efika diri melalui intimate friendship dapat dilakukan dengan cara: seorang mahasiswa harus memiliki rasa kepekaan terhadap situasi emosional orang lain sehingga dalam suatu kelompok dapat saling berbagi dan menyemangati sehingga dapat membangun efikasi diri seseorang untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi, seorang mahasiswa harus menunjukkan sikap terbuka dan mampu mengambil pengalaman dari seseorang yang telah berhasil sebelumnya dari kelekatan pertemanan sehingga akan muncul persepsi bahwa ia juga dapat menyelesaikan tugas yang ada, seorang mahasiswa dapat menunjukkan sikap kesetiaan dan pengorbanan dalam pertemanan, sehingga ketika ada salah seorang teman kesulitan belajar dapat saling membentuk kerjasama untuk menyelesaikan masalah perkuliahan, seorang mahasiswa dapat menunjukkan sikap jujur agar pertemanan terhindar dari toxic friendship sehingga hubungan pertemanan didasari emosional yang positif akan membangun efikasi diri semakin meningkat..

Page 1 of 2 | Total Record : 12