Latar Belakang: Program ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemanfaatan media digital dalam kegiatan bercerita, sehingga stimulasi bahasa kedua pada anak belum berkembang secara optimal. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendorong guru lebih kreatif dalam mengajarkan dua bahasa secara seimbang melalui teknik digital storytelling bagi guru Taman Posyandu dalam meningkatkan kemampuan bilingual anak usia dini. Metode: Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kompetensi, kepercayaan diri, dan motivasi guru Taman Posyandu dalam menerapkan teknik digital storytelling bilingual sebagai strategi pembelajaran bahasa anak usia dini. Kesimpulan: Penggunaan teknik digital storytelling bilingual memberikan efek positif bagi peningkatan kompetensi guru Taman Posyandu dalam meningkatkan kemampuan bilingual anak usia dini.
Copyrights © 2026