Harvester: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen
Vol 10, No 2 (2025): Teologi dan Kepemimpinan Kristen - Desember 2025

Peran Gereja dalam Pembentukan Etika Kepemimpinan Kristen Holistik Berbasis Sensitivitas Ekologis

Sumual, Elisa Nimbo (Unknown)
Rahayu, Yohana Fajar (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

The increasingly complex global ecological crisis demands that the church focus not only on spiritual development, but also on the development of leadership ethics that are responsive to environmental damage. The lack of integration between creation theology and leadership formation has resulted in Christian leaders being less sensitive to ecological issues that impact church life and society. Furthermore, leadership approaches that still tend to be anthropocentric hinder the church from presenting a holistic witness that reflects God's concern for all creation. The increasing phenomenon of natural disasters, environmental degradation, and the ecological suffering of local communities emphasises the urgency of forming leadership ethics rooted in ecological sensitivity. This study aims to analyse the role of the church in shaping a holistic Christian leadership ethic based on ecology. The research method used is qualitative-descriptive analysis through a review of theological and pastoral literature. The results show that a holistic Christian leadership ethic is rooted in a theological foundation that views ecological responsibility as an integral part of the call to faith and service. The church plays a strategic role as an agent of formation that fosters ecological sensitivity as a core competency of Christian leadership through education, pastoral training, and community praxis. Thus, an ecology-based theological-pastoral model becomes a transformative framework for forming Christian leaders who are faithful, ethical, and responsible for the integrity of creation. AbstrakKrisis ekologis global yang semakin kompleks menuntut gereja untuk tidak hanya fokus pada pembinaan spiritual, tetapi juga pada pengembangan etika kepemimpinan yang responsif terhadap kerusakan lingkungan. Minimnya integrasi antara teologi penciptaan dan formasi kepemimpinan telah menyebabkan pemimpin Kristen kurang peka terhadap persoalan ekologis yang berdampak pada kehidupan gerejawi dan masyarakat. Selain itu, pendekatan kepemimpinan yang masih cenderung antroposentris menghambat gereja dalam menghadirkan kesaksian holistik yang mencerminkan kepedulian Allah terhadap seluruh ciptaan. Fenomena meningkatnya bencana alam, degradasi lingkungan, dan penderitaan ekologis komunitas lokal mempertegas urgensi pembentukan etika kepemimpinan yang berakar pada sensitivitas ekologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran gereja dalam membentuk etika kepemimpinan Kristen holistik berbasis ekologi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif-deskriptif melalui kajian literatur teologis dan pastoral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  etika kepemimpinan Kristen holistik berakar pada fondasi teologis yang memandang tanggung jawab ekologis sebagai bagian integral dari panggilan iman dan pelayanan. Gereja berperan strategis sebagai agen formasi yang menumbuhkan sensitivitas ekologis sebagai kompetensi inti kepemimpinan Kristen melalui pendidikan, pembinaan pastoral, dan praksis komunitas. Dengan demikian, model teologis-pastoral berbasis ekologi menjadi kerangka transformatif untuk membentuk pemimpin Kristen yang beriman, beretika, dan bertanggung jawab terhadap keutuhan ciptaan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

harvester

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Aim dan Scope HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen mencakup sbb: 1. Teologi Biblikal 2. Teologi Sistematika 3. Teologi Praktika 4. Kepemimpinan ...