Di era digital, tantangan kepemimpinan tidak lagi terbatas pada kemampuan mengelola organisasi secara konvensional, tetapi juga mencakup kemampuan komunikasi digital, pengambilan keputusan berbasis informasi, kolaborasi daring, serta literasi etika dan keamanan digital. Guru sebagai role model kepemimpinan pendidikan dituntut untuk memiliki soft skills seperti komunikasi efektif, empati, manajemen konflik, dan kemampuan adaptif terhadap teknologi. Sementara itu, pengurus OSIS sebagai calon pemimpin muda perlu dibekali keterampilan kepemimpinan partisipatif, kerja tim, dan pemanfaatan media digital secara positif dan bertanggung jawab. Sebagai bentuk kepedulian dalam membangun model kepemimpinan yang memiliki integritas, maka tujuan pengabdian msyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan soft skills guru serta pengurus OSIS SMK agar mampu berperan secara efektif, adaptif, dan beretika dalam lingkungan pendidikan di era digital. Metode yang digunakan pelatihan ini berupa kegiatan ceramah, sesi tanya- jawab, diskusi studi kasus, dengan menjelaskan konsep dasar kepemimpinan visioner, gaya kepemimpinan partisipatif, kepemimpinan dalam perubahan organisasi dan bagaimana melakukan pengambilan keputusan dengan tepat. Setelah pelatihan ini, diharapkan para pengurus OSIS akan memiliki dan mendemonstrasikan ketrampilan perilaku kepemimpinan yang siap menjalani tantangan serta dapat menginspirasi siswa di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2025