Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Literasi Digital Kepada Siswa SMP Methodist Pematang Siantar Situmorang, idawati; Sitompul, Hamela Sari; Tuty; Muhammad Sakban
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): JIPMAS : Journal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Karya Inovatif Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65255/jipmas.v1i2.50

Abstract

This Community Service aims to improve digital literacy skills at Pematang Siantar Methodist Middle School. The training participants were students from Pematang Siantar Methodist Middle School. The basic problems of community service activities at Methodist Middle School are: (1) students' digital literacy skills are still low; (2) the literacy motivation of the community, especially students in vocational schools, to improve their competency is still low; and (3) students' understanding in filtering or selecting appropriate literacy content for developing and improving the quality of their science and technology is still lacking. The methods used were: lecture, practice, discussion, question and answer with partners, as well as monitoring and evaluation of the implementation location. The participants in this PKM activity were 30 people who were part of class VIII students of Pematang Siantar Methodist Middle School. The result of this PKM is an increase in students' interest in reading by utilizing digital devices. In addition, students have the ability to recognize and filter positive and negative content available on the internet. Good results were also obtained in developing students' skills in using social media properly, correctly and safely so that students are no longer trapped in accessing content that is not educational or that reduces their creativity.
Development of a web-based digital platform through the green education model on green chemistry material Sitompul, Hamela Sari; Situmorang, Idawati
Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 16 No 3 (2026): January: Education Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/cendikia.v16i3.6896

Abstract

The Green Education model emphasizes contextual learning with real-world environmental issues, encourages collaboration, and encourages students to think critically in solving environmental problems such as pollution, waste, and energy use. This study aims to determine the conceptual and procedural feasibility according to material and media experts, teacher assessments, and student responses to the interactive learning website developed using the Green Education model for green chemistry. This research is a developmental study using the Lee & Owens model. Data collection methods used questionnaires and interviews. Data analysis techniques used were qualitative data analysis based on comments and suggestions, and quantitative data analysis based on average response scores and percentages. The results of this study demonstrated feasibility based on a Likert scale, with a score of 4.5 (very feasible) from material experts, 4.57 (very feasible) from media experts, 4.5 (very feasible) from teachers, and 87.07% (very feasible) from student responses. Based on the development and research results, it can be concluded that the interactive learning website using the Green Education model for green chemistry is conceptually and procedurally feasible as a teaching medium for chemistry learning.
Penguatan Kepemimpinan dan Soft Skills bagi Guru serta Pengurus OSIS SMK di Era Digital Sitompul, Hamela Sari; Situmorang, Idawati; Tuty, Tuty; Tarigan, Sri Wahyni
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 03 (2025): Artikel Periode Desember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v3i03.7678

Abstract

Di era digital, tantangan kepemimpinan tidak lagi terbatas pada kemampuan mengelola organisasi secara konvensional, tetapi juga mencakup kemampuan komunikasi digital, pengambilan keputusan berbasis informasi, kolaborasi daring, serta literasi etika dan keamanan digital. Guru sebagai role model kepemimpinan pendidikan dituntut untuk memiliki soft skills seperti komunikasi efektif, empati, manajemen konflik, dan kemampuan adaptif terhadap teknologi. Sementara itu, pengurus OSIS sebagai calon pemimpin muda perlu dibekali keterampilan kepemimpinan partisipatif, kerja tim, dan pemanfaatan media digital secara positif dan bertanggung jawab. Sebagai bentuk kepedulian dalam membangun model kepemimpinan yang memiliki integritas, maka tujuan pengabdian msyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan soft skills guru serta pengurus OSIS SMK agar mampu berperan secara efektif, adaptif, dan beretika dalam lingkungan pendidikan di era digital. Metode yang digunakan pelatihan ini berupa kegiatan ceramah, sesi tanya- jawab, diskusi studi kasus, dengan menjelaskan konsep dasar kepemimpinan visioner, gaya kepemimpinan partisipatif, kepemimpinan dalam perubahan organisasi dan bagaimana melakukan pengambilan keputusan dengan tepat. Setelah pelatihan ini, diharapkan para pengurus OSIS akan memiliki dan mendemonstrasikan ketrampilan perilaku kepemimpinan yang siap menjalani tantangan serta dapat menginspirasi siswa di lingkungan sekolah.
Eco-Empathy Project: Penguatan Sikap Sosial Anti-Bullying melalui Kegiatan Agribisnis Berbasis Kelompok Sitompul, Hamela Sari; Ainani As’ad, Octasella; Nasution, Nurhadida; Eva Yanti, Mariana; Surbakti, Supriadi; Mulia, Sukri
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 03 (2025): Artikel Periode Desember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v3i03.7831

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah menengah kejuruan (SMK) masih menjadi permasalahan sosial yang berdampak pada kesehatan psikososial peserta didik dan kualitas iklim pembelajaran. Rendahnya empati sosial, kemampuan kerja sama, dan kesadaran kolektif siswa menjadi faktor yang memperkuat potensi munculnya perilaku bullying. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan sikap sosial anti-bullying melalui pendekatan eco-empathy yang diintegrasikan dalam kegiatan agribisnis berbasis kelompok. Kegiatan dilaksanakan di SMK Nusantara dengan melibatkan 95 siswa SMK sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi dan analisis kebutuhan mitra, sosialisasi dan pembekalan konsep empati sosial dan anti-bullying, implementasi kegiatan agribisnis berbasis kelompok, serta refleksi dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan empati sosial, kemampuan kerja sama, dan partisipasi aktif siswa, serta meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif bullying di lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini mendukung penguatan pendidikan karakter dan implementasi Profil Pelajar Pancasila serta Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran berbasis proyek dan kolaboratif. Dengan demikian, kegiatan ini efektif sebagai upaya preventif dan edukatif dalam membangun lingkungan sekolah yang inklusif, aman, dan berkarakter.