Pertumbuhan pasar halal global menunjukkan peningkatan signifikan dan menjadi salah satu sektor ekonomi yang paling prospektif. Namun, daya saing produk halal Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan mulai dari kompleksitas sertifikasi halal internasional, lemahnya pemanfaatan teknologi digital oleh UMKM, hingga keterbatasan transparansi dalam rantai pasok. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi untuk meningkatkan daya saing produk halal di pasar global melalui penguatan ekosistem digital dan integritas rantai nilai halal. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji jurnal bereputasi dalam rentang 2020–2025 untuk mengidentifikasi strategi yang efektif dalam aspek sertifikasi, digitalisasi pemasaran, serta penguatan Halal Supply Chain Management yang terintegrasi teknologi blockchain. Temuan penelitian menunjukkan bahwa daya saing produk halal tidak hanya ditentukan oleh status kehalalan, tetapi juga transparansi proses produksi, penerapan standar kualitas internasional, serta pemanfaatan teknologi digital terutama e-commerce, branding digital, dan sistem ketertelusuran berbasis blockchain. Integrasi ketiga aspek tersebut memperkuat kepercayaan konsumen global sekaligus membuka peluang ekspor lebih luas bagi UMKM. Dengan demikian, peningkatan daya saing halal membutuhkan sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, serta dukungan ekosistem digital dan regulasi yang berpihak pada inovasi.
Copyrights © 2026