Pendidikan merupakan faktor utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pendidikan di Indonesia pada tahun 2024 menggunakan metode K-Means Clustering. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencakup lima variabel utama: Angka Melek Aksara, Angka Partisipasi Sekolah (APS), Angka Buta Aksara, Angka Partisipasi Kasar (APK), dan Angka Partisipasi Murni (APM). Metode K-Means Clustering diterapkan untuk mengelompokkan 38 provinsi di Indonesia ke dalam tiga klaster berdasarkan karakteristik pendidikan masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klaster pertama terdiri dari provinsi dengan tingkat pendidikan rendah, klaster kedua dengan tingkat pendidikan sedang, dan klaster ketiga dengan tingkat pendidikan tinggi. Uji ANOVA menunjukkan bahwa variabel Angka Melek Aksara memiliki pengaruh paling signifikan dalam pembentukan klaster. Hasil Penelitian ini memberikan wawasan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam merancang kebijakan pendidikan yang lebih efektif sesuai dengan kebutuhan tiap daerah.
Copyrights © 2026