Abstrak: Masyarakat Desa Damai memiliki potensi pertanian melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan hasil panen segar dengan nilai ekonomis rendah. Kondisi ini menuntut peningkatan kapasitas petani dalam pengolahan hasil, manajemen pascapanen, dan strategi pemasaran. Program pengabdian ini bertujuan mengembangkan inovasi pengolahan kacang panjang menjadi produk Long Bean Choco sebagai media pembelajaran kewirausahaan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada kelompok tani mitra yang beranggotakan 37 orang di Desa Damai, dengan melibatkan mahasiswa sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik. Evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test pada aspek pengetahuan, keterampilan, sikap, dan motivasi. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan (43,2%), motivasi (41,8%), pengetahuan (37,3%), dan sikap (33,9%), yang membuktikan efektivitas kegiatan dalam memperkuat pemahaman sekaligus membentuk sikap positif terhadap inovasi dan pemasaran digital. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan integratif efektif dalam meningkatkan soft skills dan hard skills, sekaligus membuka peluang keberlanjutan melalui penguatan branding, sertifikasi produk, dan literasi digital sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi lokal.Abstract: The community of Damai Village possesses abundant agricultural potential; however, its utilization remains limited to the sale of fresh produce with low economic value. This condition necessitates enhancing farmers’ capacity in product processing, post-harvest management, and marketing strategies. This community service program aimed to develop innovation by processing long beans into a product called Long Bean Choco, serving as an entrepreneurial learning medium. The implementation methods included socialization, training, and mentoring for a partner farmer group consisting of 37 members in Damai Village, with the involvement of university students as a means of practice-based learning. Evaluation employed pre-test and post-test instruments covering knowledge, skills, attitudes, and motivation. The results indicated improvements in skills (43.2%), motivation (41.8%), knowledge (37.3%), and attitudes (33.9%), demonstrating the program’s effectiveness in strengthening understanding while fostering positive attitudes toward innovation and digital marketing. These findings confirm that an integrative approach is effective in enhancing both soft skills and hard skills, while simultaneously opening opportunities for sustainability through the reinforcement of branding, product certification, and digital literacy as strategies for community empowerment and local economic development.
Copyrights © 2025