Tradisi Panen Raya Pasar Terusan di Muara Bulian merupakan warisan budaya agraris yang mengandung nilai religius, sosial, dan estetika yang telah diwariskan secara turun-temurun. Tradisi ini bukan hanya perayaan hasil panen, melainkan juga sarana untuk memperkuat solidaritas sosial, menjaga identitas budaya lokal, serta menjadi media pembelajaran kultural bagi generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna filosofis, nilai sosial dalam perayaan Panen Raya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan validasi data dilakukan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Panen Raya tidak hanya bernilai agraris, tetapi juga memuat simbol doa, syukur, serta harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Prosesi Mundut dan makan merawang mencerminkan nilai gotong royong, tolong menolong, dan persaudaraan, sedangkan tari Tabur Beras Kunyit berfungsi sebagai simbol spiritual sekaligus pendidikan budaya. Tradisi ini menghadapi tantangan modernisasi, namun tetap relevan sebagai sarana pelestarian budaya lokal. Kesimpulannya, Panen Raya Pasar Terusan menjadi identitas budaya yang harus dilestarikan dan dapat dijadikan model pendidikan berbasis kearifan lokal untuk memperkuat karakter generasi muda.
Copyrights © 2025