Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan micro speaking dalam meningkatkan kosa kata produktif siswa di SMPN 1 Plered. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus sehingga peneliti dapat memahami proses pembelajaran dalam kondisi kelas yang sebenarnya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi sehingga informasi yang diperoleh mencerminkan pengalaman nyata guru dan siswa selama mengikuti kegiatan micro speaking. Fokus utama penelitian terletak pada perubahan penggunaan kosa kata, keberanian berbicara, serta keterlibatan siswa setelah beberapa sesi latihan lisan singkat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam menggunakan kosa kata produktif. Siswa mulai lebih berani berbicara tanpa harus menunggu instruksi guru dan dapat menggunakan kosa kata baru secara lebih tepat dan lancar. Guru menyatakan bahwa micro speaking membantu memperkuat ingatan siswa terhadap kosa kata karena setiap latihan memberi kesempatan untuk mempraktikkannya secara langsung. Perubahan positif ini juga terlihat pada suasana kelas yang lebih aktif sehingga interaksi antar siswa berjalan lebih alami. Peningkatan kualitas penggunaan kosa kata tampak pada pilihan kata, ketepatan pengucapan, serta kemampuan menyusun kalimat lebih panjang. Penelitian ini menegaskan bahwa micro speaking dapat dijadikan strategi pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan kosa kata produktif di sekolah menengah pertama. Sesi latihan singkat memberi ruang kepada siswa untuk mencoba berbicara dalam suasana yang terarah tetapi tetap nyaman. Temuan ini memberikan kontribusi pada pengembangan metode pembelajaran bahasa Inggris yang dapat diterapkan dalam waktu terbatas tetapi tetap memberikan dampak bagi kemampuan lisan siswa. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk melihat efek jangka panjang dari penggunaan micro speaking pada kemampuan berbicara yang lebih kompleks. Kata Kunci: Micro Speaking, Kosa Kata Produktif, Pembelajaran Bahasa Inggris, Siswa SMP, Studi Kasus
Copyrights © 2025