Penelitian ini membahas tentang iklan layanan masyarakat yang bertujuan memperkuat pendidikan karakter, menggunakan teori Analisis Wacana Kritis Van Dijk. Tujuan utamanya adalah memahami cara iklan tersebut menyampaikan pesan, nilai, dan ideologi kepada masyarakat sekaligus perannya dalam membentuk pola pikir dan perilaku terkait praktik pendidikan karakter. Metode yang digunakan adalah analisis isi dengan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana data diperoleh melalui teknik mendengarkan, mencatat percakapan, serta menganalisis elemen visual. Hasilnya menunjukkan bahwa iklan ini menggunakan narasi yang kuat untuk membangun citra keluarga yang harmonis dan bertanggung jawab, serta menghubungkan praktik pendidikan karakter. Bahasa dalam iklan bersifat persuasif dan penuh emosi, dengan frasa seperti "Pegang Teguh Janji Yang Terucap Dengan Penuh Tanggung Jawab" yang menekankan teladan dan konsistensi. Pembahasan menunjukkan bahwa iklan ini tidak hanya berfungsi sebagai kampanye sosial, tetapi juga memperkuat ideologi tentang keluarga ideal dan nilai-nilai karakter yang diharapkan oleh masyarakat. Namun, representasi yang terbatas pada keluarga kelas menengah dapat menimbulkan tekanan dan mengurangi inklusivitas karena tidak mencerminkan keberagaman Indonesia. Temuan ini menyampaikan bahwa iklan ini efektif menyampaikan pesan moral melalui narasi yang penuh emosi, tetapi perlu memiliki representasi yang lebih inklusif agar dapat menjangkau seluruh masyarakat dengan cara yang lebih efektif, Iklan layanan masyarakat mampu memengaruhi cara orang memandang dan melakukan tindakan mereka, dengan memanfaatkan cerita, bahasa yang bisa menyakinkan, serta gambar yang kuat. Analisis ini memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai peran iklan layanan masyarakat dalam membentuk pendidikan karakter.
Copyrights © 2025