Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembentukan karakter disiplin siswa melalui sinergi antara guru dan budaya sekolah di MI Muhammadiyah Tahfidzul Qur’an. Pendidikan karakter disiplin menjadi aspek penting dalam membentuk tanggung jawab, kemandirian, dan etos kerja siswa sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian kepala sekolah dan dua guru kelas yang dipilih secara purposive karena berperan langsung dalam pembentukan karakter siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian di analisis dengan model Cresswell yang meliputi pengorganisasian data, pembacaan keseluruhan, pengkodean, pengembangan tema, dan penafsiran makna temuan. Hasil penelitain menunjukkan bahwa pembentukan karakter disiplin dilakukan melalui tiga strategi utama, yaitu (1) Pembiasaan ibadah dan hafalan, (2) Pembiasaan adab, serta (3) Pemantauan perilaku melalui buku mutabaah yaumiyah. Ketiga strategi tersebut saling melengkapi dalam menumbuhkan kesadaran disiplin siswa secara internal. Guru berperan sebagai teladan dalam menanamkan nilai disiplin melalui sikap dan perilaku sehari-hari, sedangkan budaya sekolah yang religious mendukung terciptanya lingkungan yang tertib, santun, dan bertanggungjawab. Selain itu, pemberian penghargaan sederhana seperti pujian, stiker, dan pamphlet Student of The Week terbukti efektif meningkatkan motivasi siswa utnuk mempertahankan perilaku disiplin. Dengan demikian, sinergi antara guru dan budaya sekolah menjadi faktor kunci keberhasilan pembentukan karakter disiplin. Nilai disiplin tidak hanya tertanam melalui aturan, tetapi melalui keteladanan, pembiasaan positif, dan budaya sekolah yang konsisten.
Copyrights © 2025