Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan gadget terhadap perilaku sopan santun siswa kelas IV di SDN Turus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan siswa, guru, dan orang tua sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menggunakan gadget untuk hiburan seperti menonton YouTube dan TikTok, dengan pemanfaatan yang sangat sedikit untuk kegiatan edukatif. Minimnya pengawasan orang tua dan kurang optimalnya peran guru dalam bimbingan berkontribusi terhadap menurunnya sopan santun verbal dan nonverbal siswa, seperti berkurangnya rasa hormat kepada guru, kebiasaan berbicara kasar, serta meniru perilaku dari media sosial yang tidak sesuai dengan norma kesopanan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan gadget memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku sopan santun dan pengendalian emosi siswa. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara guru dan orang tua untuk memperkuat literasi digital dan pendidikan karakter secara seimbang. Temuan ini mendukung teori Piaget dan Vygotsky yang menekankan pentingnya interaksi sosial langsung serta bimbingan orang dewasa dalam pembentukan moral anak di era digital.
Copyrights © 2025