Penelitian ini memiliki tujuan untuk meneliti modul pembelajaran mandiri Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dengan topik "Hak dan Kewajiban Siswa" untuk siswa kelas III SD. Fokus utama dari penelitian ini adalah menilai seberapa baik isi modul sesuai dengan pencapaian pembelajaran dalam kurikulum dan seberapa efektif modul ini dalam mendorong penerapan keseimbangan antara hak dan kewajiban di sekolah. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pendekatan ini mencakup pengumpulan, pengelompokan, dan analisis data melalui evaluasi dokumen yang fokus pada elemen-elemen modul, termasuk struktur pembelajaran mandiri, faktor pedagogis, kejelasan, dan tingkat keterlibatan siswa. Sumber data primer berasal dari modul berjudul “Aku Patuh Aturan: Hak dan Kewajibanku di Sekolah” yang kemudian dijelaskan dengan cara sistematis berdasarkan standar yang ditetapkan dalam Kurikulum Merdeka. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa modul tersebut berhasil menggabungkan unsur-unsur Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila, khususnya dalam aspek berpikir kritis dan berkolaborasi. Implementasi model Problem-Based Learning (PBL) dan penerapan media visual terbukti sangat membantu dalam mendukung siswa kelas III dalam memahami konsep-konsep abstrak mengenai hak dan kewajiban dalam konteks kehidupan sehari-hari. Selain itu, modul ini juga terbukti efektif dalam membentuk sikap siswa yang seimbang antara menegaskan hak dan memenuhi kewajiban, contohnya menjaga kebersihan di lingkungan sekolah. Namun keberhasilan penerapan modul ini sangat bergantung pada disiplinan guru dalam mengorganisir waktu yang terbatas, yaitu 2 x 35 menit.
Copyrights © 2025