Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media papan jurang dalam meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan susun pada siswa kelas II MI Darul Ma’arif Kramatagung Bantaran. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan umum yang dialami siswa sekolah dasar, yaitu kesulitan memahami konsep dasar matematika, khususnya operasi penjumlahan dan pengurangan yang masih bersifat abstrak. Untuk menjembatani hal tersebut, digunakan media papan jurang sebagai alat bantu visual dan kinestetik agar proses belajar menjadi lebih konkret, menyenangkan, dan bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media papan jurang mampu memperkuat pemahaman konsep matematis siswa, terutama dalam mengenali nilai tempat dan proses penjumlahan secara vertikal. Siswa terlihat lebih antusias, aktif, dan berani mencoba selama pembelajaran berlangsung. Selain itu, media ini juga menciptakan suasana belajar yang kolaboratif dan interaktif, di mana siswa saling berdiskusi dan bekerja sama dalam kelompok. Guru berperan sebagai fasilitator yang memandu proses belajar dengan pendekatan humanis dan partisipatif. Dengan demikian, papan jurang tidak hanya membantu siswa memahami konsep penjumlahan susun secara kognitif, tetapi juga menumbuhkan keterampilan sosial seperti kerja sama, komunikasi, dan saling menghargai. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa media papan jurang merupakan inovasi pembelajaran sederhana namun efektif untuk memperkuat pemahaman konsep matematika dasar pada siswa kelas rendah madrasah ibtidaiyah. Media ini layak dikembangkan lebih lanjut sebagai alternatif pembelajaran kontekstual yang menghubungkan dunia abstrak angka dengan pengalaman konkret anak.
Copyrights © 2025