Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi pesona lenggok budaya dalam parade seni kolaboratif Hujan Karya #9 sebagai bentuk respons seni kontemporer terhadap tantangan pelestarian budaya di era globalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dilakukan melalui observasi langsung terhadap pertunjukan, dokumentasi visual, serta analisis deskriptif-interpretatif berbasis estetika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lenggok dimanifestasikan secara interdisipliner melalui gerak tari, ritme visual seni rupa, dan dinamika busana. Simpulan menegaskan peran kolaborasi ini sebagai ruang representasi budaya yang efektif dalam menjembatani tradisi dengan praktik seni modern. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model serupa sebagai sarana pembelajaran seni kolaboratif dan objek kajian budaya lanjutan.
Copyrights © 2026