Mahasiswa program studi manajemen Pendidikan islam (MPI) pascasarjana IAIN Ponorogo sebagian besar merupakan individu yang telah memiliki tanggung jawab pekerjaan di luar aktivitas akademik (perkuliahan). hal ini menjadi karakteristik khas di jenjang magister, di mana mayoritas mahasiswa bukan hanya berperan sebagai pelajar, tetapi juga sebagai tenaga professional, pengajar, hingga pelaku usaha. Oleh karenanya, fenomena ini menjadi menarik untuk diteliti lebih mendalam kaitannya dengan manajemen self-efficacy mahasiswa yang bekerja dalam mengelola prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen self-efficacy mahasiswa dengan status bekerja dalam mengelola prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dan mendeskripsikan tiga rumusan masalah, yakni: 1) bentuk dan penyebab prokrastinasi akademik, 2) manajemen self-efficacy pada mahasiswa yang bekerja, 3) serta mengkaji implikasi manajemen self-efficacy dalam mengelola prokrastinasi akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang berlokasi di Pascasarjana IAIN Ponorogo. Adapun objek penelitian adalah mahasiswa prodi MPI pascasarjana yang bekerja. Teknik pengumpulan data berupa wawancara mandalam, observasi dan dokumentasi terhadap enam mahasiswa yang bekerja sambal kuliah. Teknik analisis data yang digunakan ialah dari Miles Huberman dan Saldana yang meliputi: pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk prokrastinasi yang dialami meliputi penundaan tugas, membaca materi, dan memulai aktivitas akademik, dengan penyebab yang bersumber dari faktor situasional, psikologis, dan manajerial. Mahasiswa mengelola self-efficacy mereka melalui proses manajemen yang mengacu pada pendekatan POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling), dengan strategi konkret seperti menyusun target, membuat jadwal belajar, menjaga motivasi, dan melakukan evaluasi diri. Manajemen self-efficacy ini berdampak positif terhadap efisiensi waktu, peningkatan kepercayaan diri, keterlibatan sosial, dan performa akademik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi manajemen diri mahasiswa serta mendorong terciptanya kebijakan akademik yang responsif terhadap mahasiswa bekerja.
Copyrights © 2025