Perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan remaja, khususnya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kemudahan akses terhadap gawai dan media sosial membawa manfaat positif, namun penggunaan yang berlebihan tanpa pengendalian dapat menimbulkan masalah seperti kesulitan mengatur waktu, penurunan konsentrasi belajar, gangguan pola tidur, dan meningkatnya stres. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen waktu dan pengendalian emosi siswa melalui pelatihan berbasis partisipatif. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, simulasi pengaturan jadwal harian, diskusi kelompok, serta latihan pengendalian emosi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya keseimbangan hidup di era digital serta kemampuan mengelola stres secara lebih sehat.
Copyrights © 2026