Banjir bandang Aceh 2025 (419 korban jiwa, 2,58 juta terdampak) picu transformasi komunikasi publik dari top-down ke kolaboratif partisipatif via media sosial. Tujuan: Analisis peran media sosial sebagai kanal bantuan, ruang kritik, dan dialog krisis. Metode: Kualitatif deskriptif-interpretatif, analisis tematik konten Instagram, TikTok, X pasca-November 2025. Hasil: Warga ikut berpartisipasi dalam memberitakan, influencer galang miliaran donasi, #PeringatanDarurat tuntut transparansi; selaras Social Change Theory Giddens. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa komunikasi efektif Adalah kunci resiliensi sosial.
Copyrights © 2026