Luka kaki diabetik (Diabetic Foot Ulcer/DFU) merupakan komplikasi kronis diabetes melitus yang memerlukan perawatan berkelanjutan, terstruktur, dan multidisipliner. Keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan sering menyebabkan keterlambatan penanganan luka, sehingga meningkatkan risiko infeksi, amputasi, dan penurunan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pelayanan perawatan luka diabetes ke rumah berbasis elektronik yang disebut LukaHome. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap literatur nasional dan internasional terkait perawatan luka diabetes, pelayanan home care, dan telemedicine. Model LukaHome mengintegrasikan kunjungan perawat luka terlatih ke rumah pasien, edukasi pasien dan keluarga, dokumentasi kondisi luka berbasis digital, telekonsultasi antar tenaga kesehatan, serta sistem rujukan cepat. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pelayanan ke rumah dengan teknologi elektronik berpotensi meningkatkan akses layanan, kontinuitas perawatan, efisiensi biaya, dan kualitas pemantauan luka. Model LukaHome diharapkan mendukung transformasi digital dan peningkatan mutu layanan perawatan luka diabetes di Indonesia. Kata Kunci: pelayanan, perawatan luka diabetic, berbasis digital (Lukahome)
Copyrights © 2025