Studi ini berupaya untuk mengevaluasi dampak kasih sayang merek dan keandalan merek terhadap niat untuk membeli kembali, dengan kepuasan pelanggan bertindak sebagai variabel mediasi di antara konsumen produk Indomie di Kota Bandung. Penurunan yang diamati sebesar -1,7% dalam Indeks Merek Teratas Indomie dari tahun 2022 hingga 2024, bersama dengan penurunan 31% dalam bunga pembelian kembali seperti yang ditunjukkan oleh Google Trends, menunjukkan minat yang berkelanjutan dalam pembelian kembali, terutama dalam demografi Generasi Z di Kota Bandung. Metodologi yang diterapkan pada studi ini yaitu kuantitatif, memanfaatkan teknik survei dan metode pengambilan sampel non-probabilitas, khususnya pengambilan sampel tujuan. Sampel terdiri dari 120 individu yang merupakan konsumen Indomie, berusia antara 17 dan 27 tahun. Analisis data dilakukan melalui teknik regresi berganda dan uji Sobel untuk menyelidiki efek mediasi. Temuan ini mengungkapkan bahwa kasih sayang merek dan keandalan merek secara positif dan signifikan mempengaruhi kepuasan pelanggan dan niat untuk membeli kembali. Selanjutnya, kepuasan pelanggan ditemukan secara signifikan memediasi hubungan antara kasih sayang merek dan niat untuk membeli kembali. Sebaliknya, kepuasan pelanggan tidak berfungsi sebagai faktor penengah dalam hubungan antara keandalan merek dan niat untuk membeli kembali dalam penyelidikan ini. Hasil ini menggarisbawahi pentingnya membina hubungan emosional dan kepercayaan pada merek untuk meningkatkan niat konsumen untuk membeli kembali.
Copyrights © 2025