Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan diksi dan majas dalam novel Kami Bukan Sarjana Kertas karya J.S. Khairen. Fokus utama penelitian ini adalah mengungkap jenis-jenis diksi dan majas serta fungsi penggunaannya dalam membangun makna dan pesan sosial dalam novel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan stilistika. Data penelitian berupa kata dan ungkapan yang mengandung diksi dan majas yang ditemukan dalam narasi dan dialog tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengarang menggunakan diksi denotatif, konotatif, dan populer secara dominan. Diksi denotatif berfungsi menggambarkan realitas kehidupan generasi muda secara lugas, sedangkan diksi konotatif memperkuat nuansa emosional dan konflik batin tokoh. Diksi populer digunakan untuk menciptakan kedekatan dengan pembaca. Selain itu, majas metafora, hiperbola, ironi, dan satire digunakan sebagai sarana estetis sekaligus kritik sosial terhadap pandangan masyarakat tentang pendidikan dan kesuksesan. Dengan demikian, diksi dan majas dalam novel ini berperan penting dalam memperkuat nilai estetika dan ideologis karya sastra.
Copyrights © 2026