Pembelajaran di sekolah dasar perlu dirancang secara kontekstual agar mampu meningkatkan kualitas belajar siswa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui penerapan pembelajaran lokal yang sederhana dengan memanfaatkan lingkungan dan budaya setempat sebagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran lokal yang sederhana serta dampaknya terhadap kualitas belajar siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di SD Bobou. Subjek penelitian meliputi guru kelas, kepala sekolah, serta pihak-pihak yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran lokal yang sederhana mampu meningkatkan kualitas belajar siswa dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sekitar dan benda-benda sederhana membuat siswa lebih mudah memahami materi, lebih aktif dalam proses pembelajaran, serta menunjukkan sikap positif terhadap belajar dan lingkungan. Meskipun terdapat kendala seperti perbedaan kemampuan siswa dan keterbatasan waktu perencanaan pembelajaran, penerapan pembelajaran lokal yang sederhana tetap dinilai efektif dan relevan untuk diterapkan di sekolah dasar. Dengan demikian, pembelajaran lokal yang sederhana dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas belajar siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026