Literasi sains peserta didik yang masih tergolong rendah, sesuai yang terlihat dari hasil studi PISA dan kondisi di lapangan, menunjukkan kebutuhan akan inovasi dalam penyediaan bahan ajar yang lebih kontekstual dan interaktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul Green Chemistry berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan konteks Socio Scientific Issues (SSI), sekaligus menguji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam menaikkan literasi sains siswa. Metode penelitian yang diterapkan ialah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup 5 tahap yakni: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari lima validator dan peserta siswa kelas X-D di SMA Negeri 10 Banjarmasin. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes dan non-tes, seperti angket validasi ahli, angket keterbacaan, angket respons dari peserta didik dan guru, lembar observasi, serta tes literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memiliki tingkat kevalidan yang sangat tinggi (96,71%), kepraktisan yang sangat baik (85,40%), serta keefektifan yang terbukti signifikan dalam meningkatkan literasi sains peserta didik dengan nilai N-Gain sebesar 79,72, termasuk dalam kategori efektif. Sehingga dengan demikian, e-modul ini dinyatakan berhasil meningkatkan literasi sains secara signifikan.
Copyrights © 2025