Donasi digital membantu aktivitas donasi tradisional menjadi lebih efektif dengan jangkauan yang lebih luas, tetapi tidak terlepas dari tantangan-tantangan, seperti penyebaran hoaks, manipulasi data, eksploitasi emosional, dan keamanan data pribadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun suatu kerangka konseptual yang mengintegrasikan perspektif pedagogi kritis Ki Hadjar Dewantara dengan kewarganegaraan digital kritis dalam aktivitas donasi digital. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka dengan pola Systematic Literature Review (SLR) yang dilengkapi dengan meta-analisis dan bibliometric analysis. Basis data yang digunakan adalah Google Scholar dan Semantic Scholar, dan untuk menggambarkan data visualisasi peneliti menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Integrasi konsep pedagogi kritis Ki Hadjar Dewantara dan kewarganegaraan digital kritis menavigasi donasi digital untuk memerdekakan dan memberdayakan masyarakat, serta mendukung komunitas yang terpinggirkan melalui edukasi, literasi digital, pemikiran kritis, etis dan bertanggung jawab. Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan, penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengembangkan model pedagogis yang mengaitkan praktik donasi digital dengan pembelajaran kewargaan kritis, khususnya melalui pemikiran Ki Hadjar Dewantara. The practice of digital donations from the perspective of critical digital citizenship and Ki Hadjar Dewantara's critical pedagogy Abstract: Digital donations help traditional donation activities become more effective with a wider reach, but they are not without challenges, such as the spread of hoaxes, data manipulation, emotional exploittation, and personal data security. The study aims to develop a conceptual framework that integrates Ki Hadjar Dewantara's critical pedagogy perspective with critical digital citizenship in digital donation activities. This study uses a literature review approach with a Systematic Literature Review (SLR) pattern, supplemented with meta-analysis and bibliometric analysis. The databases used are Google Scholar and Semantic Scholar, and the researcher used VOSviewer software to describe the data visualization. The integration of Ki Hadjar Dewantara's critical pedagogy and critical digital citizenship concepts navigates digital donations to liberate and empower communities and support marginalized communities through education, digital literacy, critical thinking, ethics, and responsibility. Based on the research results and conclusions, further research is recommended to develop a pedagogical model that links digital donation practices with critical citizenship learning, particularly through the perspective of Ki Hadjar Dewantara.
Copyrights © 2025