Dalam merespon kompleksitas tuntutan dunia bisnis yang terus berubah, pemimpin organisasi semakin dihadapkan pada tantangan untuk mengembangkan suatu etos kerja yang tidak hanya mendorong pencapaian tujuan bisnis, tetapi juga memupuk nilai-nilai etika dan keadilan. Artikel ini mengeksplorasi konsep etos kerja kepemimpinan syariah sebagai pendekatan alternatif dalam membentuk budaya organisasi yang berkelanjutan dan bermoral. Tinjauan literatur mengenai prinsip- prinsip kepemimpinan syariah dan etos kerja membentuk kerangka kerja untuk analisis dalam konteks organisasi modern. Prinsip-prinsip ini mencakup nilai-nilai Islam seperti keadilan, integritas, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan, yang dianggap sebagai landasan untuk etos kerja yang kuat.Metode penelitian yang digunakan melibatkan studi kasus beberapa organisasi yang telah berhasil mengimplementasikan etos kerja kepemimpinan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi-organisasi tersebut mencapai keseimbangan yang baik antara pencapaian tujuan bisnis dan pemeliharaan nilai-nilai etika, yang tercermin dalam peningkatan motivasi karyawan, kepuasan pelanggan, dan pertumbuhan berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa etos kerja kepemimpinan syariah dapat menjadi alat efektif dalam membentuk budaya organisasi yang berfokus pada integritas dan keberlanjutan. Implikasi praktis dan rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut disajikan untuk membantu pemimpin organisasi dalam mengadopsi dan mengintegrasikan etos kerja kepemimpinan syariah secara efektif dalam konteks bisnis yang dinamis.
Copyrights © 2023