Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGAJARKAN PERAN DIGITALISASI DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA BANGET KALIWUNGU KUDUS Herri Wijaya; Tuti' Nadhifah; Muhammad Nur Salim; Supardi Supardi; Hanin Fitria; Devy Aufia Abshor; Dewi Nur Wakhidah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2150

Abstract

AbstrakDigitalisasi memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Melalui penerapan teknologi digital, masyarakat dapat membuka peluang usaha baru, meningkatkan aksesibilitas terhadap pasar global, dan meningkatkan efisiensi operasional. Namun, penerapan digitalisasi di Desa Banget masih menghadapi beberapa tantangan, seperti infrastruktur digital yang terbatas, kurangnya pengetahuan dan keterampilan digital, keterbatasan modal dan akses pembiayaan, serta tantangan keamanan digital. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan upaya dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Beberapa solusi yang dapat diusulkan antara lain: a. Meningkatkan akses internet dan infrastruktur digital di Desa Banget. b. Menyediakan pelatihan dan pendidikan digital kepada masyarakat. c. Memberikan akses modal dan pembiayaan bagi masyarakat dan UMKM. d. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat dan risiko digitalisasi. e. Dengan kerja sama yang kuat dari berbagai pihak, penerapan digitalisasi di Desa Banget dapat menjadi katalisator untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.Kata kunci: Digitalisasi, Desa Banget, Perekonomian Masyarakat, Tantangan, Solusi.AbstractDigitalization plays a crucial role in improving the economy of the community in Banget Village, Kaliwungu District, Kudus Regency. Through the implementation of digital technology, communities can explore new business opportunities, enhance accessibility to global markets, and improve operational efficiency. However, the implementation of digitalization in Banget Village still faces several challenges, such as limited digital infrastructure, lack of digital knowledge and skills, financial constraints, and digital security challenges. Overcoming these challenges requires efforts from various parties, including the government, private sector, and the community. Some proposed solutions include: a. Improving internet access and digital infrastructure in Banget Village. b. Providing training and digital education to the community. c. Offering financial access and support for the community and SMEs. d. Increasing community awareness of the benefits and risks of digitalization. e. With strong collaboration from various parties, the implementation of digitalization in Banget Village can act as a catalyst for sustainable economic growth.Keywords: Digitalization, Banget Village, Community Economy, Challenges, Solutions.
KEADILAN, INTEGRITAS, DAN KEBERLANJUTAN: ANALISIS ETOS KERJA KEPEMIMPINAN SYARIAH DAN DAMPAKNYA PADA KETERBUKAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN Muhammad Nur Salim; Tuti' Nadhifah; Muhammad Dzulhilmi Yazid
Jurnal Ekonomi Syariah dan Akuntansi Vol 4, No 2 (2023): JURNAL EKONOMI SYARIAH DAN AKUNTANSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jeisa.v4i2.2187

Abstract

Dalam merespon kompleksitas tuntutan dunia bisnis yang terus berubah, pemimpin organisasi semakin dihadapkan pada tantangan untuk mengembangkan suatu etos kerja yang tidak hanya mendorong pencapaian tujuan bisnis, tetapi juga memupuk nilai-nilai etika dan keadilan. Artikel ini mengeksplorasi konsep etos kerja kepemimpinan syariah sebagai pendekatan alternatif dalam membentuk budaya organisasi yang berkelanjutan dan bermoral. Tinjauan literatur mengenai prinsip- prinsip kepemimpinan syariah dan etos kerja membentuk kerangka kerja untuk analisis dalam konteks organisasi modern. Prinsip-prinsip ini mencakup nilai-nilai Islam seperti keadilan, integritas, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan, yang dianggap sebagai landasan untuk etos kerja yang kuat.Metode penelitian yang digunakan melibatkan studi kasus beberapa organisasi yang telah berhasil mengimplementasikan etos kerja kepemimpinan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi-organisasi tersebut mencapai keseimbangan yang baik antara pencapaian tujuan bisnis dan pemeliharaan nilai-nilai etika, yang tercermin dalam peningkatan motivasi karyawan, kepuasan pelanggan, dan pertumbuhan berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa etos kerja kepemimpinan syariah dapat menjadi alat efektif dalam membentuk budaya organisasi yang berfokus pada integritas dan keberlanjutan. Implikasi praktis dan rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut disajikan untuk membantu pemimpin organisasi dalam mengadopsi dan mengintegrasikan etos kerja kepemimpinan syariah secara efektif dalam konteks bisnis yang dinamis.