Muhammad Nur Salim
Pusat dokumentasi dan informasi ilmiah

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MINAT KERJASAMA DALAM MEMASARKAN BARANG KONVEKSI ZACKY’S COLLECTION DENGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH MENURUT PERSPEKTIF ISLAM Muhammad Nur Salim; Maryatin Maryatin; Nurani Puspa Ningrum
Jurnal Ekonomi Syariah dan Akuntansi Vol 5, No 2 (2024): JURNAL EKONOMI SYARIAH DAN AKUNTANSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jeisa.v5i2.2555

Abstract

AbstrakTemuan penelitian menunjukkan bahwa Zacky's Collection beroperasi berdasarkan sistem kepercayaan, yang memungkinkan siapa pun yang ingin memasarkan produknya dapat menerimanya tanpa harus membayarnya. Hal ini memungkinkan mereka untuk mendukung pelaku ekonomi kecil dalam mengembangkan usahanya. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah memilih Zacky's Collection sebagai mitra bisnis karena sistem kerjasama perusahaan yang mudah digunakan, produk, model, dan harga yang beragam, serta dukungan dari diri sendiri dan keluarga. Dalam perspektif Islam, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang berminat untuk bekerja sama memasarkan barang dengan Zacky's Collection sebaiknya memahami terlebih dahulu setiap aspek dari Zaky's Collection sebelum melakukan kerjasama. Hal ini sejalan dengan Al-Qur'an surah Al-Alaq. Syirkah Al-Wujuh, yaitu jenis kerjasama antara pemilik dan ahli perdagangan, digunakan dalam sistem kerjasama. Keuntungan perdagangan sesuai dengan perjanjian, dan kerjasama dilakukan sesuai dengan etika bisnis syariah, yang menghendaki kejujuran dalam segala transaksi dan membayar upah atau keuntungan sesuai bagian perjanjian. Kata Kunci: Minat Kerjasama Memasarkan Barang, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perspektif Islam
KEADILAN, INTEGRITAS, DAN KEBERLANJUTAN: ANALISIS ETOS KERJA KEPEMIMPINAN SYARIAH DAN DAMPAKNYA PADA KETERBUKAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN Muhammad Nur Salim; Tuti' Nadhifah; Muhammad Dzulhilmi Yazid
Jurnal Ekonomi Syariah dan Akuntansi Vol 4, No 2 (2023): JURNAL EKONOMI SYARIAH DAN AKUNTANSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jeisa.v4i2.2187

Abstract

Dalam merespon kompleksitas tuntutan dunia bisnis yang terus berubah, pemimpin organisasi semakin dihadapkan pada tantangan untuk mengembangkan suatu etos kerja yang tidak hanya mendorong pencapaian tujuan bisnis, tetapi juga memupuk nilai-nilai etika dan keadilan. Artikel ini mengeksplorasi konsep etos kerja kepemimpinan syariah sebagai pendekatan alternatif dalam membentuk budaya organisasi yang berkelanjutan dan bermoral. Tinjauan literatur mengenai prinsip- prinsip kepemimpinan syariah dan etos kerja membentuk kerangka kerja untuk analisis dalam konteks organisasi modern. Prinsip-prinsip ini mencakup nilai-nilai Islam seperti keadilan, integritas, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan, yang dianggap sebagai landasan untuk etos kerja yang kuat.Metode penelitian yang digunakan melibatkan studi kasus beberapa organisasi yang telah berhasil mengimplementasikan etos kerja kepemimpinan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi-organisasi tersebut mencapai keseimbangan yang baik antara pencapaian tujuan bisnis dan pemeliharaan nilai-nilai etika, yang tercermin dalam peningkatan motivasi karyawan, kepuasan pelanggan, dan pertumbuhan berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa etos kerja kepemimpinan syariah dapat menjadi alat efektif dalam membentuk budaya organisasi yang berfokus pada integritas dan keberlanjutan. Implikasi praktis dan rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut disajikan untuk membantu pemimpin organisasi dalam mengadopsi dan mengintegrasikan etos kerja kepemimpinan syariah secara efektif dalam konteks bisnis yang dinamis.
IMPLEMENTASI PRINSIP KEHATI-HATIAN PENYALURAN PEMBIAYAAN MUSYARAKAH Muhammad Nur Salim; Mohammad Irfani
Jurnal Ekonomi Syariah dan Akuntansi Vol 4, No 1 (2023): JURNAL EKONOMI SYARIAH DAN AKUNTANSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jeisa.v4i1.2048

Abstract

Prinsip kehati-hatian pada pembiayaan musyarakah yaitu BPRS dalam menjalankan usaha dengan menempuh cara-cara yang tidak merugikan bank dan kepentingan nasabah untu ekstra hati-hati dalam pembiayaan musyarakah, prinsip untuk melindungi pembiayaan dari berbagai permasalahan dengan cara mengenal nasabah baik melalui identitas calon mitra dan dokumen pendukung informasi dari mitra musyarakah. Musyarakah adalah akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu, dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan ketentuan yang telah disepakati. Prinsip kehati-hatian pada pembiayaan iB musyarakah pada BPRS Artha Mas Abadi dalam mencegah terjadinya resiko pembiayaan yang bermasalah maka diperlukan adanya prinsip kehati-hatian agar bank tetap dalam keadaan sehat dan BPRS tidak diperbolehkan hanya menuntut pencapaian target saja tanpa menegakkan prinsip kehati-hatian.   Kata Kunci: Prinsip Kehati-Hatian, Pembiayaan Musyrakah