Manthiq : Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam
Vol 6, No 1 (2022): MEI

Tolok Ukur dalam Pertanggungjawaban Moral

Irsal Irsal (UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu)



Article Info

Publish Date
30 May 2022

Abstract

Abstract: Moral contains two different aspects, namely the inner aspect (conscience) and the outer aspect. A good person is a person who has a good mental attitude and does good deeds as well. Moral can be measured accurately if there is a match or balance between the inner and outer aspects. However, moral norms are born not because of personal interest or a group of people. Moral norms do not benefit a person or group of people. Moral norms are born because of awareness and longing for a better, safe, peaceful and harmonious life. As for the formulation of the problem in this paper, how are the descriptions and benchmarks in moral studies? While the purpose of this paper is to identify, describe and analyze benchmarks in moral studies. The research method in this research uses literature review. The conclusion of this study is that Moral contains two different aspects, namely the inner (conscience) and the outer aspects. A good person is a person who has a good mental attitude and does good deeds as well. Moral can be measured accurately if there is a match or balance between the inner and outer aspects. However, moral norms are born not because of personal interest or a group of people. Moral norms do not benefit a person or group of people. Moral norms are born because of awareness and longing for a better, safe, peaceful and harmonious life. Keywords: Morals, benchmarks, and moral responsibility. Abstrak: Moral memuat dua segi yang berbeda, yakni segi batiniah (suara hati) dan segi lahiriah. Orang yang baik adalah orang yang memiliki sikap batin yang baik dan melakukan perbuatan-perbuatan yang baik pula. Moral dapat diukur secara tepat apabila adanya kesesuaian atau keseimbangan antara segi batiniah dan lahiriah. Bagaimanapun norma moral lahir bukan karena kepentingan pribadi atau sekelompok orang. Norma moral tidaklah menguntungkan seseorang atau sekelompok orang. Norma moral lahir karena kesadaran dan kerinduan akan hidup yang lebih baik, aman tenteram dan harmonis. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam tulisan ini adalah bagaimana deskripsi dan tolok ukur dalam kajian moral? Sedangkan tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsi dan menganalisis tolok ukur dalam kajian moral. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan kajian pustaka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Moral memuat dua segi yang berbeda, yakni segi batiniah (suara hati) dan segi lahiriah. Orang yang baik adalah orang yang memiliki sikap batin yang baik dan melakukan perbuatan-perbuatan yang baik pula. Moral dapat diukur secara tepat apabila adanya kesesuaian atau keseimbangan antara segi batiniah dan lahiriah. Bagaimanapun norma moral lahir bukan karena kepentingan pribadi atau sekelompok orang. Norma moral tidaklah menguntungkan seseorang atau sekelompok orang. Norma moral lahir karena kesadaran dan kerinduan akan hidup yang lebih baik, aman tenteram dan harmonis. Kata kunci : Moral, tolok ukur dan pertanggungjawaban moral.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

manthiq

Publisher

Subject

Religion Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Physics Social Sciences

Description

Manthiq: Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam pernah mengalami kerusakan servers jurnal secara total (di hack), yang mengakibatkan semua artikel yang sudah dipublish mulai Vol.1 No.1 2019 s-d Edisi tahun 2023 hilang semua. Maka untuk menghindari kekosongan artikel, maka tim pengelola jurnal ...