Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran interaksi kelompok sebagai katalis dalam komunikasi inovasi pada usaha sablon Karang Taruna di Desa Paraikatte, Kabupaten Gowa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pengurus Karang Taruna, pemuda desa, konsumen, dan perwakilan pemerintah desa. Instrumen penelitian meliputi pedoman wawancara dengan topik terkait proses komunikasi, motivasi, dan hambatan adopsi inovasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal dalam kelompok mempercepat adopsi inovasi melalui pertukaran ide dan pengalaman. Kerangka teori Diffusion of Innovations dari Rogers digunakan untuk menjelaskan peran saluran komunikasi, karakteristik inovasi, serta sistem sosial dalam memengaruhi keputusan adopsi. Temuan juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah desa dan peran Karang Taruna sebagai agen perubahan dalam mendorong kewirausahaan berbasis komunitas. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada kajian komunikasi inovasi serta implikasi praktis bagi pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan melalui pemberdayaan pemuda
Copyrights © 2025