Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif yang terintegrasi dengan pendekatan spiritual thinking terhadap pengembangan aspek spiritual peserta didik pada jenjang sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh urgensi penguatan pendidikan spiritual sebagai fondasi pembentukan karakter anak sejak usia dini, dengan menempatkan institusi sekolah sebagai agen strategis dalam internalisasi nilai-nilai keimanan, moralitas, dan empati sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara mendalam, dan telaah dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran kelompok berbasis spiritual thinking berkontribusi secara signifikan dalam membentuk sikap reflektif, empatik, serta meningkatkan kesadaran moral peserta didik. Kegiatan seperti diskusi nilai spiritual, pemecahan masalah bermuatan moral, serta praktik keberagamaan sederhana berkontribusi pada peningkatan aspek spiritual peserta didik secara kognitif dan afektif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan tersebut efektif dalam mendukung perkembangan spiritual anak di jenjang sekolah dasar
Copyrights © 2025