Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi revitalisasi perpustakaan dan pojok baca sebagai upaya meningkatkan minat baca siswa di SD GMIM Tonsea Lama melalui Program Kampus Mengajar 6. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kondisi perpustakaan yang kurang terawat dan pojok baca yang belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga budaya literasi siswa relatif rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan observasi partisipatif, didukung dokumentasi dan wawancara informal terhadap siswa dan guru. Data dianalisis secara deskriptif untuk memahami dampak program terhadap perilaku membaca siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi perpustakaan berhasil menciptakan ruang baca yang lebih nyaman, menarik, dan rapi sehingga meningkatkan kunjungan siswa. Pojok baca di kelas membuat akses terhadap bacaan lebih dekat dengan siswa dan mendorong mereka untuk membaca sebelum pembelajaran dimulai. Dampak nyata terlihat dari meningkatnya antusiasme siswa dalam menyampaikan ringkasan bacaan dan lebih seringnya keterlibatan mereka dalam kegiatan literasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program revitalisasi perpustakaan dan pojok baca tidak hanya meningkatkan minat baca siswa, tetapi juga membentuk budaya literasi baru di sekolah dasar. Kontribusi Program Kampus Mengajar 6 menjadi bukti nyata bahwa intervensi sederhana dan kolaboratif mampu memberikan dampak signifikan bagi peningkatan mutu pendidikan dasar.
Copyrights © 2025