Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan multikulturalisme dalam membangun harmonisasi sosial di masyarakat Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tinjauan literatur sistematis, mengikuti protokol PRISMA. Dari 500 artikel yang diidentifikasi, 33 artikel dipilih untuk analisis mendalam menggunakan pendekatan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikulturalisme memiliki dampak positif signifikan terhadap pembentukan sikap toleransi dan pemahaman antar budaya. Metode experiential learning dan program pertukaran pelajar terbukti lebih efektif dibandingkan metode konvensional. Peran guru, dukungan komunitas, dan pendekatan holistik menjadi faktor kunci keberhasilan. Tantangan utama meliputi kesenjangan akses, resistensi budaya, dan pengaruh media. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan multikulturalisme berpotensi besar dalam membangun harmonisasi sosial, namun memerlukan implementasi yang tepat dan dukungan sistemik dari berbagai pemangku kepentingan.
Copyrights © 2024