Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kebiasaan mengigit kuku pada anak melalui pendekatan Habit Reversal Training (HRT). Mengigit kuku merupakan perilaku yang sering dijumpai pada anak-anak dan dapat berlanjut hingga dewasa, yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan kebersihan. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan sejumlah anak yang mengalami kebiasaan mengigit kuku, baik dalam konteks stres maupun kebosanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah HRT yang melibatkan serangkaian intervensi, termasuk pengenalan pola kebiasaan, pemberian pengganti perilaku, serta latihan pengendalian diri. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap perilaku mengigit kuku sebelum dan sesudah intervensi, serta melalui laporan dari orang tua dan guru. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan dalam frekuensi kebiasaan mengigit kuku pada anak-anak yang mengikuti sesi HRT. Penurunan ini menunjukkan efektivitas HRT sebagai metode untuk mengurangi kebiasaan tersebut, serta memberikan wawasan mengenai pentingnya pendekatan berbasis latihan perilaku dalam menangani masalah kebiasaan yang berulang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan terapi untuk mengatasi kebiasaan merugikan pada anak-anak.
Copyrights © 2025