Seiring bertambahnya usia, seseorang akan mengalami penuaan dan berakibat pada rentannya tubuh terhadap berbagai macam penyakit sehingga menyebabkan peresepan obat dalam jumlah banyak. Hal tersebut meningkatkan kemungkinan terjadinya interaksi obat. Diabetes Melitus adalah suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Pasien geriatri penderita Diabetes Melitus biasanya disertai dengan komorbiditas. Setiap penyakit biasanya memerlukan kombinasi dua atau lebih macam obat, sehingga hal tersebut dapat mengarah terhadap kejadian interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran jumlah dan persentase potensi interaksi obat pada pasien geriatri penderita Diabetes Melitus di Rumah Sakit X periode Januari-Maret 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan data menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 434 sampel. Sampel yang digunakan diambil dari keseluruhan resep berisi obat antidiabetes pada pasien geriatri penderita Diabetes Melitus diatas umur 45 tahun. Hasil dari penelitian ini terdapat 123 lembar resep mengalami interaksi obat. Interaksi obat yang paling banyak adalah antara Metformin dan Amlodipin yaitu 55,83%. Tingkat keparahan interaksi obat paling banyak yaitu moderat 85,28%
Copyrights © 2023