Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penyebab kesalahan peserta didik dalam memahami materi usaha dan energi. Penelitian dilaksanakan di MAN 2 Yogyakarta dengan jumlah responden sebanyak 49 peserta didik kelas X. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan metode campuran yaitu survei dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa soal berbentuk esai sebanyak sepuluh dan daftar pertanyaan wawancara terstruktur untuk menambah bahasan atau hasil temuan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan beberapa penyebab kesalahan pemahaman yaitu: (1) konsep awal peserta didik mengenai usaha dan energi ketika di Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih tertanam kuat dan terbawa hingga SMA; (2) guru dan peserta didik jarang mengulang dan mengaitkan materi usaha dan energi dengan materi sebelumnya yaitu vektor dan hukum Newton; (3) kemampuan matematika peserta didik masih rendah terutama bagian trigonometri; (4) guru dan peserta didik masih kurang dalam latihan interpretasi grafik materi usaha dan energi; (5) peserta didik tidak terbiasa menjawab soal secara sistematis dengan urutan interpretasi, analisis, evaluasi, dan simpulan; (6) peserta didik tidak terbiasa menggambarkan sketsa sebelum menjawab soal.
Copyrights © 2021