Penelitian ini membahas integrasi pemikiran pragmatisme John Dewey dengan prinsip-prinsip pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Permasalahan utama terletak pada bagaimana menggabungkan rasionalitas modern yang menekankan pengalaman empiris dengan nilai-nilai spiritual Islam yang berorientasi pada moralitas dan ketakwaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis relevansi dan keterpaduan antara konsep learning by doing Dewey dengan prinsip ilmu dan amal dalam pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis isi terhadap karya-karya Dewey serta literatur pendidikan Islam klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat titik temu antara pragmatisme dan pendidikan Islam, terutama dalam aspek pengalaman, refleksi, dan penerapan nilai dalam kehidupan nyata. Integrasi ini berpotensi menciptakan model pembelajaran Islam yang kontekstual, aktif, dan berorientasi karakter tanpa meninggalkan dimensi spiritual. Kesimpulannya, pemikiran Dewey dapat memperkaya inovasi pembelajaran Islam di era modern jika diterapkan dalam kerangka nilai-nilai tauhid dan akhlak
Copyrights © 2025