Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan ilmiah yang komprehensif terhadap konsep alif-lam syamsiyyah dan qamariyyah dalam khazanah literatur tajwid. Konsep fundamental dalam ilmu bacaan Al-Qur’an ini kerap diajarkan dengan pendekatan hafalan, yang berpotensi menimbulkan kesenjangan pemahaman terminologis dan aplikasi praktis. Dengan metode penelitian kualitatif studi kepustakaan (library research) berdesain deskriptif-analitis, kajian ini menganalisis kitab-kitab tajwid otoritatif klasik dan kontemporer sebagai sumber data primer, didukung oleh artikel jurnal akademik yang relevan. Analisis data menggunakan analisis isi dan analisis tematik. Temuan menunjukkan konsistensi kuat dalam jumlah dan identitas huruf penyusun kedua hukum sepanjang periode sejarah, yang mencerminkan terjaganya ilmu naqli ini. Namun, ditemukan pergeseran penekanan konseptual: literatur klasik berfokus pada aspek fonetik dalam konteks ilmu qira’at yang lebih luas, sedangkan literatur modern mengadopsi penyajian yang lebih pedagogis dan terpisah. Pergeseran ini berisiko menciptakan pemahaman yang parsial jika tidak diimbangi dengan penjelasan rasional landasan fisiologis (makhārij). Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan pengajaran integratif, yang memadukan ketelitian terminologi klasik dengan kejelasan pedagogis modern, sangat penting untuk membangun pemahaman yang komprehensif dalam ilmu tajwid.
Copyrights © 2025